Pemimpin atau Pendongkrak?

 


J
ejak Mereka yang Tak Mau Berkompromi  

Oleh: Ddewi


Di tengah riuhnya dunia, kita selalu haus akan kisah-kisah nyata yang menyentuh hati, bukan karena sensasi, tapi karena ketulusan yang terpancar dari kehidupan seseorang. Kali ini, izinkan aku mengajakmu menyimak secuplik kisah dari pertemuan yang sederhana, penuh sarat makna.


Aku bertemu dengan sosok perempuan muslimah yang luar biasa. Namanya Ibu Vitriani Muchsin, seorang istri dari Wakil Bupati Aceh Tengah. Namun lebih dari sekadar istri pejabat, beliau hadir sebagai pribadi yang bersahaja, cerdas, dan menginspirasi. Dalam pertemuan itu, aku juga kenal sosok guru yang tak kalah mempesona ia, Ustadzah Raudhah Enka. Keduanya adalah perempuan dengan visi dan prinsip yang kuat, namun tetap lembut dan membumi.


Dalam hidup, setiap fase yang kita jalani bukanlah kebetulan. Ia adalah proses pendidikan langsung dari Allah untuk membentuk siapa kita sebenarnya. Kita sedang mencetak versi terbaik dari diri kita sendiri. Dari pengalaman, ujian, dan pertemuan. Dan dalam proses itu, akan selalu ada tokoh-tokoh yang diam-diam menyalakan cahaya di jalan kita.


Bu Vitriani dan Ustadzah Raudhah adalah contoh nyata dari pemimpin yang tidak mudah tergoda untuk berkompromi dengan hal-hal yang melemahkan nilai. Mereka menunjukkan bahwa menjadi pemimpin bukan sekadar duduk di kursi, tapi soal menebar pengaruh yang baik, memberi solusi saat dibutuhkan, hadir sebagai sahabat, dan memahami posisinya sebagai hamba Allah.


Yang lebih penting, mereka paham bahwa tugas utama generasi hari ini adalah menyiapkan generasi selanjutnya. Tak cukup hanya melahirkan penerus, tapi mendidik mereka agar berakar kuat pada nilai, bertumbuh dalam ilmu, dan meninggalkan jejak yang tidak memudar.


"Kita tidak sedang mewariskan nama, tapi sedang menanam nilai."

Dan nilai itu akan menjadi pondasi kuat bagi siapa pun yang ingin berjalan lebih jauh.


Setiap ilmu punya jalur (sanad), dan setiap langkah harus punya dasar. Maka, mari terus menambah ilmu dengan cara yang benar, dan berpegang pada tuntunan Ilahi. Karena di zaman yang serba cepat ini, justru mereka yang sabar dan teguh dalam nilai, yang akan bertahan lebih lama dan memberi dampak lebih dalam.


Semoga kita pun termasuk orang-orang yang tak sekadar berjalan, tapi meninggalkan jejak yang bermakna.


Salam hangat dari teman curhatmu, Ddewi. 


#catatanDdewi #AcehTengah #perempuanberdampak #pemimpinbernilai #inspirasimuslimah


---

Komentar

Postingan Populer